Selasa, 15 Februari 2011

Valentine Tragedy

Author: Park Gyu Min
Cast:
-YOU as Kim Seo Hyeon
-Taemin SHINee as Lee Taemin
Genre: Romance, Sad, Tragedy
Leght: One Shoot
Rating: General

Author POV

Seo Hyeon gadis cilik ini sangat berbakat memaninkan paino tak jarang dia memenangkan kontes piano tapi itu malah menjadi malapetaka untuknya saat dia ingin lomba omma dan appanya meninggal dalam perjalanan menuju ke sekolah untuk melihatnya bermain piano saat itu sedang hujan deras dan mobil yang dikendarai orang tuanya tergelincir sampai menabrak sebuah truk yang sedang melaju kencang dari arah yang berlawanan dan mulai saat itu dia tidak mau lagi bermain piano bahkan dia sangat membenci hujan dan hari valentine karna saat itu dia harus kehilangan kedua orangtuanya

5 tahun kemudian

Sekarang Seo Hyeon sudah beranjak dewasa tapi sampai sekarang dia masih belum mau untuk bermain piano lagi...

Seo Hyeon POV

Aku sedang mempersiapkan diri untuk berangkat ke sekolah "sudah siap" aku melihat wajah q di cermin setelah itu aku langsung menuju meja makan untuk sarapan... "Selamat pagi nek" aku mencium pipi nenek q, dari kecil aku tinggal dengan nenek q karna orang tua q sudah meninggal saat aku berumur 12 tahun dan mulai saat itu aku tinggal bersama nenek q "kau sarapan dulu" perintah nenek "ne" aku langsung mencomot roti dan selai strawberry kesukaan q tiba-tiba saja aku teringat sesuatu "oh iya aku lupa hari ini kan ada ulangan metematika, nek aku berangkat dulu y" sambil bergegas menuju sekolah

Di sekolah

"Hah gawat gerbangnya sudah di tutup bagaimana ini? Bisa-bisa aku di gantung di tiang bendera oleh Choi seonsaengnim" akhirnya aku memutuskan untuk memanjat pagar sekolah dan bbbbbbbbbbbbrrrrrruuuuuuuukkkkkk "auuuu"
Aku terjatuh aku langsung bergegas berdiri dan langsung berlari menuju kelas saat aku berlari tiba-tiba ada seseorang yang menabrak q "mianhae aku sangat terburu-buru" dia membantu q berdiri dan minta maaf "ne, aku juga sedang terburu-buru" lalu aku berlari lagi menuju kelas dan q rasa dia mengikuti q hah sudahlah...
Akhirnya sampai juga di depan kelas tapi mengapa namja itu mengikuti q sampai kelas? Apa dia murid kelas q? Ah tidak mungkin aku tidak pernah melihatnya... Ternyata benar dugaan q Choi seonsaengnim sudah masuk kelas tapi untungnya aku tidak kena hukum karna seonsaengnim ingin memperkenalkan murid baru "itu seperti namja yang tadi menebrak q" tanya q dalam hati, ternyata dia murid baru pantas saja aku belum pernah melihatnya "silahkan perkenalkan nama mu" seonsaengnim mempersilahkan namja itu memperkenalkan dirinya "anyeonghaseo na Lee Taemin imnida kalian bisa memanggil q Taemin" namja itu memperkenalkan dirinya lalu seonsaengnim mempersilahkannya untuk duduk di sebelah q karna kursi di kelas q hanya ada satu yang kosong yaitu di sebelah q "wah namja itu tampan sekali" ujar q dalam hati, tiba-tiba "hai" omo dia menyapa q "oh hai" aku balas dengan senyuman...
Teryata dia itu namja yang menyenangkan dan asik aku dan dia pun menjadi teman bahkan hampir setengan pelajaran kami mengobrol dan tidak memperhatikan pelajaran ternyata seonsaengnim memperhatikan q lalu aku dan Taemin di hukum untuk hormat di tiang bendera sampai jam istirahat...

Bel istirahat....

Hah akhirnya istirahat juga "Taemin ayo kita ke kantin" aku mengajaknya istirahat
"Ne kajja"

Di kantin

Kami banyak bercerita satu sama lain teryata dia suka bermain piano sama seperti q tapi itu dulu sekarang aku sangat membenci piano dan aku juga menceritakan masa lalu q padanya karna q fikir dia orang yang baik....

Beberapa jam kemudian

Bel pulang sekolah

"Seo Hyeon-ah" terdengar suara namja memanggil q "oh Taemin ada apa?"
"Apa kau punya waktu hari ini?"
"Emmmm sebentar, ku rasa ada memangnya kenapa?"
"Tidak aku ingin mengajak mu makan ice cream , apa kau suka ice cream?"
"Ne"
"Bagus, kalau begitu ikut dengan q" lalu ia menarik tangan q menuju tempat parkir "silahkan masuk" Taemin membukakan pintu mobilnya untuk q "gomawo" lalu mobil Taemin melaju ke sebuah toko ice cream dan lagi-lagi dia membukakan pintu mobilnya untuk ku

Kami pun berbincang-bincang lagi aku juga meneruskan pembicaraan tentang masa lalu q padanya dia sangat menyayangkat bakat q yang tidak ingin q salurkan lagi "Seo Hyeon-ah kau belum mau pulang kan?"
"Belum memang ada apa?"
"Ayo ikut aku...!"
"Kemana?"
"Nanti kau akan tau, ayo" Taemin mangajak q ke sesuatu tempat
"Nah sekarang mata mu harus ditutup" Taemin menyuruh ku untuk menutup mata dan membalutnya dengan sapu tangan
"Memang harus ditutup matanya?" Dia tidak menjawab pertanyaan q "ayo kita jalan"
"Mana bisa aku jalan dengan mata tertutup"
"Oh iya aku lupa, sini pegang tangan q" lalu aku berjalan mengikuti Taemin "nah sekarang kau boleh buka mata" sambil melepaskan ikatan kain yang menutup mata q, aku sangat terkejut ternyata Taemin menyuruh ku untuk bermain piano lagi karna menurutnya aku mempunyai bakat yang sangat bagus "Seo Hyeon kau coba!" Dia menyuruh ku untuk main piano "andwae aku tidak bisa"
"Tidak kau pasti bisa"
"Aku tidak mau" sambil meneteskan air mata karna teringat saat orang tua q meninggal
"Mianhae aku hanya ingin membantu mu"
"Tidak apa-apa"
"Y sudah ku antar kau pulang"

Lalu Taemin mengantar q pulang...

Author POV

Beberapa bulan berlalu Seo Hyeon dan Taemin semakin dekat bahkan sekarang mereka sudah menjadi pasangan Taemin selalu mengajak Seo Hyeon untuk bermain piano lagi tetapi Seo Hyeon tetap tidak mau sampai akhirnya Seo Hyeon berubah pikiran dia ingin bermain piano lagi

Seo Hyeon POV

Setiap hari Taemin selalu mengajak ku bermain piano, dia selalu berusaha untuk membangkitkan q lagi tapi tetap saja aku tidak mau

Di sekolah

"Seo Hyeon lihat ada perlombaan piano di sekolah kita tanggal 14 februari wah hari velentine, kau harus ikut y"
"Tapi aku tidak bisa"
"Tidak kau pasti bisa"
"Aku tidak mau, aku takut"
"Tidak usah takut, aku tau kau kuat"
"Tapi...."
"Sudahlah kau pasti bisa" belum selesai aku berbicara Taemin langsung memotongnya

Pulang sekolah

Hari ini Taemin mengajak q lagi untuk brmain piano
"Seo Hyeon tadi aku sudah mendaftarkan mu perlombaan"
"Mwo? Aku tidak bisa"
"Tidak kau pasti bisa, ayo sekarang kita berlatih"
Taemin memaksa ku untuk bermain piano lagi
"Nah sekarang coba kau mainkan" aku coba untuk memainkan piano itu dan "wah bagus sekali bermain piano mu Seo Hyeon, jng menangis" Taemin memeluk ku "Taemin gomawo kau sudah membuatku bisa bermain piano lagi"
"Jangan berterimakasih pada q, itu berkat dirimu sendiri" ternyata sekarang aku tidak takut lagi bermain piano itu semua berkat Taemin dia yang memberi ku kekuatan

Satu hari sebelum perlombaan

"Seo Hyeon-ah besok hari perlombaan mu apakah kau gugup?"
"Ne, sedikit"
"Tidak usah gugup besok aku akan memberikan tepuk tangan yang paling meriah untuk mu"
Tapi hari ini perasaan q tidak seperti biasanya seperti ada yang mengganjal sudahlah mungkin itu karna aku gugup saja

Keesokan harinya

14 Februari 2011

Hari ini hujan mengguyur kota SEOUL "kemana Taemin? Sudah hampir mulai perlombaannya tapi dia belum datang juga" perasaan q semakin khawatir dan tiba-tiba hati q sangat sakit, nama q sudah di panggil ke atas panggung aku sangat sedih karna Taemin belum juga datang

Author POV

Tepat di hari perlombaan Seo Hyeon hari itu hujan sangat deras tampak wajah Seo Hyeon kecewa karna namjachingunya belum juga datang padahal namanya sudah di panggi ke atas panggung... Taemin terlambat datang karna dia terjebak macet di jalan "aish, sudah hampir mulai acaranya semoga belum terlambat" Taemin melajukan mobilnya dengan sangat kencang dan dari arah yang berlawanan ada sebuah truk yang melaju sama kencangnya mobil Taemin dan truk itu bertabrakan supir truk itu meninggal di tempat dan Taemin meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit saat itu Seo Hyeon sangat terpukul dia tidak bisa terima kepergian Taemin dan akhirnya dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya menyusul Taemin dan kedua orang tuanya

-FIN-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar